Senin, 17 Desember 2012

TULISAN 1 PENGANTAR BISNIS


Nama Kelompok:
1.   Elsy Fany (22212471)
2.   Komala Sari (24212114)
3.   Sri Handayani (27212115)
4.   Verany Dwi Puji Astuti (27212562)
5.   Yuningsih (27212967)


Kelas 1EB20


TULISAN 1

JUDUL                        :  BISNIS LIDAH BUAYA

PENDAHULUAN

            Lidah buaya (aloe vera) merupakan tanaman yang memiliki banyak keistimewahan. Ditinjau dari perkembangannya tanaman ini mudah diperbanyak dan tidak memerlukan pemeliharan intensif. Tanaman ini juga banyak manfaatnya, lidah buaya banyak di butuhkan untuk tanaman obat herbal dan bahan kosmetik. Selain itu lidah buaya dapat di olah sebagai makanan dan minuman. Oleh karna itu lidah buaya dapat di jadikan sebagai peluan bisnis yang  mudah untuk dikelolah.
Disini saya akan menguraikan bagaimana cara mengelolah lidah buaya, dan meraih keuntungan dari hasil olahan tersebut.

ISI

SUKSES DENGAN BISNIS LIDAH BUAYA
Sebelum kita mengetahui bagaimana cara sukses dengan bisnis lidah buaya, ada baiknya kita mengetahui apa manfaat dan kegunaan tanaman lidah buaya tersebut.
Manfaat dari lidah buaya
            Lidah buaya itu merupakan salah satu jenis tanaman terlaris didunia yang telah di kembangkan oleh negara-negara maju seperti bahan baku untuk farmasi dan pangan.
            Di dalam daging Lidah buaya mengandung air sebanyak95%, sisanya berupa bahan aktif antara lain, minyak esensial,asam amino,minerar,vitamin,enzim dan gilikoprotein. Lidah buaya memiliki cairan jelli dan cairan agak kekuningan yang mengandung aloin. Cairan yang mengandung aloin ini tidak serupa dengan gell lidah buaya yang di anggap cukup aman dan banyak di manfaatkan sebagai obat pencahar komersial. pada daging lidah buaya memiliki kandungan nutrisiyang cukup lenggkap, di antaranya Zn,K,Fe,inositol,dan asam fload.
            Selain itu Lidah buaya mengandung senyawa nutrisi yang dapat di manfaatkan untuk pengobatan dan penyembuhan(terapi) berbagai penyakit. Dan lidah buaya juga mengandung hormon pertumbuhan dan anti penuaan. Efek positifnyan mengkonsumsi ini mencegah kegemukan, mempertahankan kehalusan kulit,meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan kepekaan panca indra manusia. Berikut ini contoh dari penyakit yang dapat disembuhkan oleh lidah buaya dan senyawa nutrisi yang berperan :
  •  Luka lecet/luka tersayat
  •  Bisul bernanah
  • Jerawat
  • Anemia
  • Tumor
  • Kangker dll.
            Namun lidah buaya juga memiliki efek samping pada pengguna yang mengkonsumsi. Antara lain yaitu :
  • Urien berwarna merah muda(pink) atau merah
  • Konsumsi yang berlebihan diduga dapat mengakibatkan dehidrasi,kejjang perutataau kejang usus.
  • Diare yang akut atau jantung berdebar karena kurangnya kadar kalium dalam darah.
Mengelolah lidah buaya menjadi aneka  makanan dan minuman.
   Lidah buaya dapat di kelolah sebagai minuman contohnya nata de aloe vera yang biasanya kita kenal yaitu nata de coco yang terbuat dari bahan baku kelapa, tapi ini terbuat dari daging lidah buaya. Selain itu dapat di jadikan menjadi minuman teh lidah buaya, yang berasal dari kulit dan daun lidah buaya. Proses pengolahannya yaitu dengan cara di keringkan dan diseduh dengan air panas, bermaanfaat untuk membakar lemak dalam tubuh serta mmenjaga tubuh tetap sahat.
          Selain di jadikan sebagai minuman lidah buaya bisa dikelolah menjadi makan contohnya seperti kerupuk lidah buaya yg terbuat dari adonan tepung yang di campur dengan daging lidah buaya, dapat juga di jadikan sebagai selai lidah buaya yang berasal dari daging lidah buaya dan di campur dengan gula, lidah buaya juga dapat di jadika dodo lidah buaya yang di buat dari bubur lidah buaya/ daging lidah buaya.
       Banyak sekali macam-macam yang berbahan dasar lidah buaya yang dapat di jadikan penghasilan usaha atau bisnis kecil-kecilan. Dari modal yang sedikit dapat meraup laba yang lumayan, tentunya dengan kreatifitas dan ketekukan untuk mengelolah lidah buaya yang di gemari oleh orang banyak.
               Disini saya akan membahas bagai mana sukses dengan bisnis dodol lidah buaya.
Dodol lidah buaya
           
            Dodol merupakan salah satu jenis makanan yang mempunyai sifat semi basah (kadar air 10-40%). Dodol lidah buaya ini merupakan salah satu penganekaragaman dari berbagai macam dodol yang telah dikenal oleh orang banyak. Dodol ini dibuat dengan bubur lidah buaya dan dapat langsung di makan tanpa dibasahkan terlebih dahulu dan juga cukup kering sehingga setabil selama penyimpanan.


Contoh rincian untuk membuat dodol lidah buaya :

Bahan
volume
Harga/satuan
Jumlah biaya produksi (Rp)
Pendapatan (Rp)
Keuntungan (Rp)
 Daging lidah buaya
 5kg
 4000/kg
20.000 
produksi 20kkg harga 27.500/kg
215.550
 Gula pasir
10kg 
 10.000/kg
100.000 
 Tepung ketan
3,75kg 
11.000kg 
41.250 
 Tepung beras
2kg 
 9.000/kg
 18,000
 Santan
 10lt
 3000/kg
 30.000
 Natrium benzoat
 20g
 4000/50g
 1.600
 Daun suji
 250g
 4000/kg
 1.000
 Agar-agar
 20g
 1,950/15g
 2.600
 Kemasan
 1paket
 10.000/paket
 10.000
 Gas
 6kg
 5.000/kg
 30.000
 Tenaga kerja
 4hok
20.000/hok 
 80.000
Total                                                    334.450       550.000

            Salah seorang  yang berperan dalam bisnis lidah buaya, yang membuat lidah buaya sebagai dodol lidah buaya khas daerah pontianak adalah ibu sunani. Awal ibu sunani hanya mencoba-coba membuat dodol dari lidah buaya, berawal dari jumlah yang sangat sedikit hanya 1kg daging lidah buaya yang di olahnya untuk membuat dodol. Dan hasil pembuatannya dia titipkan disalah satu toko oleh-oleh khas pontianak.
Proses pengenalan ini cukup lama, karena rata-rata orang banyak mengetahui lidah buaya sebagai obat herbal bukan sebagai makan atau pun dodol. Rata-rata konsumen atau pembeli yang membeli dodol ini merekalah yang tau apa manfaat atau khasiat dari lidah buaya.
Kemudian usaha ini berkembang seiring berjalannya waktu. Sekarang sudah bisa memproduksi sebanyak 200kg setiap bulan. Sejak itu dia berhasil meraih omzet Rp 20jt perbulannya. Setelah sukses dengan dodolnya dia mengelolah kulit lidah buaya menjadi teh. Sehingga tak ada limbah yg tersisa dari olahan ini. Bahkan bagian yang tidak terolah seperti duri dan ujungnya dia gunakan sebagai pupuk tanaman lidah buaya yang dia kembangkan.
Setelah 8th ibu sunani menggeluti bisnis ini. Iia sudah dapat memproduksi 2 ton setiap harinya dari kebunnya seluah 2 hektar dan saat ini sunani di bantu oleh 35 pekerja yang sebagian besar pereempuan.
Sekarang bisnisnya sudah dapat didistribusikan di beberapa  daerah, misalnya di yogyakarta,jakarta,balikpapan,pangkalan bun dan banjarmasin. Dan daalam waku dekat dia akan mendistribusikannya ke daerah batam sebanyak 4 ton perbulan. Selain itu dia juga sunani diminta memasok 4 produknya yakni, dodol,teh,jely dan sabun masing-masing sebanyak 2000 bungkus. Sekarang omzet penjualannya mencapai 100jt perbulan pada tahun 2012 ini.
Menyenangkan bukan, berbisnis dengan mengelolah lidah buaya seperti ibu sunani yang dengan sabar menggeluti bisnis ini menjadi makan dan minuman yang menjanjikan penghasilannya.

PENUTUP
KESIMPULAN

            Menurut saya lidah buaya merupakan multimanfaat. Biasanya dijadikan sebagai obat herbal namun sekarang bisa dimanfaatkan sebagai makanan dan minuman. Berbagai macam sektor industri membutuhkan lidah buaya sebagai bahan baku, diantaranya industri farmasi, kosmetik , serta produk olahan makan dan minuman.  Ada banyak cara untuk mendapatkan keuntungan dari lidah buaya, yakni selain membuat produk olahan lidah buaya kita juga dapat membudidayakan tanaman lidah buaya.
            Di dalam tulisan ini saya memaparkan manfaat dari lidah buaya, hasil olahan lidah buaya dan cara membuat  dodol dari lidah buaya.

DAFTAR PUSTAKA
Ir.Ajat Jatnika M.Sc. & Ir.Saptoningsih, M.P, “Meraup laba dari lidah buaya”  Jakarta,Argo media Pustaka
Agustinus Handoko “Sukses dengan lidah buaya”  Jakarta, KOMPAS Sabtu,20 oktober 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar