Sabtu, 01 Desember 2012

TUGAS PENGANTAR BISNIS MINGGU KE- 8 & 9


Nama Kelompok:
1.   Elsy Fany (22212471)
2.   Komala Sari (24212114)
3.   Sri Handayani (27212115)
4.   Verany Dwi Puji Astuti (27212562)
5.   Yuningsih (27212967)


Kelas 1EB20


TUGAS PENGANTAR BISNIS MINGGU KE- 8 & 9

1.  Apa yang di maksud nila waktu uang dan buatlah 1 contoh perhitungan tentang nilai waktu uang sekarang/saat ini dan nilai uang yang akan datang?

nilai waktu uang atau time value of money adalah merupakan suatu konsep yang menyatakan bahwa nilai uang sekarang akan lebih berharga daripada nilai uang masa yang akan dating atau suatu konsep yang mengacu pada perbedaan nilai uang yang disebabkan karena perbedaan waktu.

Nilai Sekarang
Present Value digunakan untuk untuk mengetahui nilai investasi sekarang dari suatu nilai dimasa datang. Untuk menghitung PV bisa menggunakan fungsi pv() yang ada dimicrosoft excel. Ada lima parameter yang ada dalam fungsi pv(), yaitu : 

·         Rate, tingkat suku bunga pada periode tertentu bisa Anuitas Biasa(ordinarry annuity):pembayaran dilakukan disetiap akhir periode atau satu periodeper bulan ataupun per tahun.
·          Nper, jumlah angsuran yang dilakukan.
·         Pmt, besar angsuran yang dibayarkan.
·         Fv, nilai akan datang yang akan dihitung nilai sekarangnya.
·         Type, jika bernilai 1 pembayaran dilakukan diawal periode, jika bernilai 0 pembayaran dilakukan diakhir periode.
Contoh :
Saat pembangunan sekolah 25 tahun lagi pihak sekolah punya uang 1.000.000.000, berapakah nilai uang 1.000.000.000 saat ini, dengan asumsi pemerintah mampu mempertahankan inflasi satu digit, misal 8% per tahun, dengan menggunakan fungsi pv() masukkan nilai untuk parameter-parameter yang ada sebagai berikut :

PV=(1-(1+i)-^) A
                i
·         Rate = 8%
·         Nper = 25
·         Pmt = 0, tidak ada angsuran yang dikeluarkan tiap tahunnya
·         Fv = 1000000000
·         Type = 0

Dari masukan diatas maka akan didapat nilai -146,017,904.91
Kenapa minus, sekali lagi itu sebagai tanda cash flow, untuk mendapatkan uang 1.000.000.000 25 tahun lagi maka saya harus mengeluarkan uang sebesar 146,017,904.91 saat ini atau dengan kata lain uang 1.000.000.000 25 tahun lagi sama nilainya dengan uang 146,017,904.91 saat ini, dengan asumsi inflasi konsisten sebesar 8% setiap tahun selama 25 tahun. 

Sama halnya dengan fungsi fv(), fungsi pv() harus menggunakan satuan yang sama untuk parameter rate, nper dan pmt, jika bersatuan tahun maka harus tahun semua, jika ada yang bersatuan bulan maka harus dikonversi ke satuan tahun.

Nilai Yang Akan Datang
Future Value (FV) digunakan untuk menghitung nilai investasi yang akan datang berdasarkan tingkat suku bunga dan angsuran yang tetap selama periode tertentu. Untuk menghitung FV bisa menggunakan fungsi fv()
 Ada lima parameter yang ada dalam fungsi fv(), yaitu :

·         Rate, tingkat suku bunga pada periode tertentu bisa per bulan ataupun per tahun.
·         Nper, jumlah angsuran yang dilakukan
·         Pmt, besar angsuran yang dibayarkan.
·         Pv, nilai saat ini yang akan dihitung nilai akan datangnya.
·         Type, jika bernilai 1 pembayaran dilakukan diawal periode, jika bernilai 0 pembayaran dilakukan diakhir periode.
Contoh 1:
Biaya masuk perguruan tinggi saat ini adalah Rp50.000.000, berapa biaya masuk perguruan tinggi 20 tahun yang akan datang, dengan asumsi pemerintah mampu mempertahankan inflasi satu digit, misal 8% per tahun, dengan menggunakan fungsi fv(), masukkan nilai untuk parameter-parameter yang ada sebagai berikut :

·         Rate = 8%
·         Nper = 20
·         Pmt = 0, tidak ada angsuran yang dikeluarkan tiap tahunnya
·         Pv = -50000000, minus sebagai tanda cashflow bahwa kita mengeluarkan uang
·         Type = 0
Dari masukan diatas maka akan didapat nilai 233,047,857.19 

Contoh 2:
Setiap bulan kita menabung dibank sebesar 250.000, saldo awal tabungan kita adalah 10.000.000, bunga bank pertahun 6%, dengan asumsi tidak ada potongan bunga dan biaya administrasi, berapa uang yang akan kita dapat 20 tahun yang akan datang?, dengan menggunakan fungsi fv(), masukkan nilai untuk parameter-parameter yang ada sebagai berikut :
·         Rate = 6%/12, dibagi 12 karena angsuran 250.000 dilakukan perbulan
·         Nper = 20×12 = 240, dikali 12 karena angsuran dilakukan per bulan
·         Pmt = -250000, nilai yang ditabungkan setiap bulan, minus sebagai tanda cashflow kita mengeluarkan uang
·         Pv = -50000000, minus sebagai tanda cashflow bahwa kita mengeluarkan uang
·         Type = 0

Dari masukan diatas maka akan didapat nilai 148,612,268.55
Yang perlu diperhatikan dalam penggunakan fungsi fv() adalah satuan untuk parameter rate, nper dan pmt haruslah sama, jika satuannya bulan maka harus bulan semua, jika ada yang bersatuan tahun maka harus dikonversi ke satuan bulan.


2.            Jelaskan dengan singkat padat alasan mengapa perusahaan membutuhkan dana?
Karena setiap perusahaan membutuhkan dana untuk tetap beroperasi , karena kegagalan dalam membayar pemasok dapat membuat bangkrutnya usaha. Ada dua jenis pengeluaran :
  • Pengeluaran jangka pendek (Short Term/Operatinge Expenditures) adalah pengeluaran yang muncul dalam aktivitas bisnis sehari – hari. Pengeluaran jangka pendek meliputi dana yang ditanamkan dalam persediaan ( baik persediaan bahan baku , barang dalam proses , maupun barang jadi ) , pengeluaran untuk pembayaran upah dan gaji karyawan , serta biaya operasi lainnya.
  • Pengeluaran jangka panjang (Long Term/Capital Expenditures)Sebagai tambahan untuk memenuhi kebutuhan dana bagi pengeluaran operasionalnya , perusahaan juga membutuhkan dana untuk membiayai pengeluran aktiva tetap. Aktiva tetap adalah aktiva yang memiliki nilai dan masa pemakaian yang panjang. Sebagai contoh aktiva tetap adalah investasi tanah , gedung , dan pembelian mesin – mesin.

3.           Sebutkan apa saja metode penilaian investasi?

METODE PENILAIAN INVESTASI

1.            Average Rate Of Return
Metode ini hanya menentukan berapa return rata-rata dari suatu investasi tanpa memperhatikan timing kapan cashflow tersebut diperoleh.Metode ini hanya didasarkan atas laba akuntansi dibagi dengan investasi.Cara lain yang digunakan untuk menentukan ARR adalah dengan membagi antara rata-rata return atau net cashflow dengan investasi.Tentu saja cara tersebut akan memperoleh hasil yang berbeda. 

2.          Payback Periode
Suatu investasi menunjukan berapa lama investasi dapat tertutup kembali dari aliran kas bersihnya.Jadi menunjukan jangka waktu yang diperlukan untuk memperoleh kembali investasi yang dikeluarkan .Untuk mencari payback period dilakukan dengan cara mengurangkan investasi dengan aliran kas masuk bersih setiap tahun.

3.            Discounted Payback
Prinsipnya sama dengan metode discount payback sebelumnya hanya saja untuk menentukan payback period tidak menggunakan aliran kas bersih tetapi menggunakan aliran kas bersih yang telah didiscount kan atau di present value kan.

4.            Net Present Value (NPV)
Adalah selisih antara present value aliran kas bersih atau sering disebut juga dengan present value investasi.Metode ini merupakan salah satu metode pendiskonan aliran kas.Untuk menerapkan metode ini diperlukan terlebih dahulu menentukan discount rate yang akan digunakan.Discount rate yang relevan adalah menggunakan biaya modal rata-rata ketimbang dengan catatan tingkat resiko proyek sama dengan resiko bisnis perusahaan secara keseluruhan.Jika dengan membiayai proyek resiko perusahaan meningkat,maka discount rate harus disesuaikan dan sebaliknya jika resiko perusahaan secara total menurun maka discount rate harus disesuaikan menjadi lebih rendah.

5.            Internal Rate Of Return (IRR)
IRR tidak lain adalah tingkat discount rate yang menyamakan present value aliran kas bersih dengan present value investasi.IRR atau tingkat kembalian internal dicari dengan cara trial and error   atau interpolasi.Dengan kata lain IRR adalah discount rate yang membuat net present valuesama dengan nol.

6.            Modified Internal Rate Of Return (MIRR)
Metode ini hanya menggunakan biaya modal/discount rate sebagai indikator rinvestment rate untuk aliran kas bersih untuk masing – masing proyek.Dengan demikian hasil yang diperoleh akan lebih realistis karena didasarkan pada asumsi yang sama.Seperti halnya dengan metode internal rate of return,bedanya modified internal rate of return menggunakan reinvestment rate yang sama untuk proyek yang berbeda.

7.            Profitability Indeks (PI)atau Benefit Cost Ratio
Metode yang merupakan modifikasi dari metode net present value.Apabila metode net present mencari selisih antara present value aliran kas bersih dengan present value investasi ; maka metode profitability indeks merupakan pembagian atau rasio antara present value aliran kas bersih dengan present value investasi.

8.            Adjusted net Present Value
Metode ini memisahkan net present value proyek menjadi dua komponen: Net present value jika proyek dibiayai dengan modal sendiri dan present value pembiayaan lain



Tidak ada komentar:

Posting Komentar