Minggu, 05 Mei 2013

TULISAN 1 PEREKONOMIAN INDONESIA


JUDUL          :     HARGA EMAS TINGGI

PENDAHULUAN
          Emas adalah unsur kimia dlm tabel periodik yang memiliki simbol Au (bahasa Latin: 'aurum') dan nomor atom 79. Sebuah logam transisi (trivalen dan univalen) yang lembek, mengkilap, kuning, berat, "malleable", dan "ductile". Emas tidak bereaksi dengan zat kimia lainnya tapi terserang oleh klorin, fluorin dan aqua regia. Logam ini banyak terdapat di nugget emas atau serbuk di bebatuan dan di deposit alluvial dan salah satu logam coinage. Kode ISOnya adalah XAU. Emas melebur dalam bentuk cair pada suhu sekitar 1000 derajat celcius.
          Emas merupakan logam yang bersifat lunak dan mudah ditempa, kekerasannya berkisar antara 2,5 – 3 (skala Mohs), serta berat jenisnya tergantung pada jenis dan kandungan logam lain yang berpadu dengannya. Mineral pembawa emas biasanya berasosiasi dengan mineral ikutan (gangue minerals). Mineral ikutan tersebut umumnya kuarsa, karbonat, turmalin, flourpar, dan sejumlah kecil mineral non logam. Mineral pembawa emas juga berasosiasi dengan endapan sulfida yang telah teroksidasi. Mineral pembawa emas terdiri dari emas nativ, elektrum, emas telurida, sejumlah paduan dan senyawa emas dengan unsur-unsur belerang, antimon, dan selenium. Elektrum sebenarnya jenis lain dari emas nativ, hanya kandungan perak di dalamnya >20%.
          Emas terbentuk dari proses magmatisme atau pengkonsentrasian di permukaan. Beberapa endapan terbentuk karena proses metasomatisme kontak dan larutan hidrotermal, sedangkan pengkonsentrasian secara mekanis menghasilkan endapan letakan (placer). Genesa emas dikatagorikan menjadi dua yaitu:
  • Endapan primer
  • Endapan plaser
          Emas moneter sebagai jaminan mata uang yang pernah dipakai oleh Bank Indonesia. Emas digunakan sebagai standar keuangan di banyak negara dan juga digunakan sebagai perhiasan, dan elektronik. Penggunaan emas dalam bidang moneter dan keuangan berdasarkan nilai moneter absolut dari emas itu sendiri terhadap berbagai mata uang di seluruh dunia, meskipun secara resmi di bursa komoditas dunia, harga emas dicantumkan dalam mata uang dolar Amerika. Bentuk penggunaan emas dalam bidang moneter lazimnya berupa bulion atau batangan emas dalam berbagai satuan berat gram sampai kilogram.
ISI
          Market & Strategic Analyst Gold  dari PT Monex Investindo Futures Fachmi Jaidi menyebutkan turunnya harga emas disebabkan oleh adanya peralihan dana dari emas ke saham. Selain itu indikasi membaiknya ekonomi di Amerika Serikat menyebabkan investor mulai mengumpulkan dolar AS alih-alih emas. Fachmi mengatakan Harga emas saat ini sudah terlalu tinggi. Selama lima tahun terakhir harga emas terus mengalami kenaikan, bahkan menyentuh level 1.900 dolar AS per ons. Tidak dapat dipastikan berapa lama kejatuhan harga ini bakal bertahan. Pergerakan harga emas harus dilihat dari kondisi secara global. Banyak isu yang mempengaruhi pergerakan harga emas, termasuk isu penjualan emas oleh Republik Siprus. Menarik atau tidaknya bagi investor, Fachmi mengatakan hal tersebut bergantung pada tujuan pembelian logam mulia itu sendiri. Jika pembelian untuk jangka panjang, maka ada baiknya memanfaatkan posisi emas saat ini untuk melakukan pembelian. Namun jika pembelian hanya untuk jangka pendek, maka investor harus melihat dulu perkembangannya. Boleh beli kalau di kisaran Rp 450 ribu.  Sebelumnya diberitakan harga emas turun 8 persen menjadi 1.355,8 dolar AS per ons. Pada dua sesi terakhir perdagangan, harga emas jatuh 12 persen. Anjloknya emas ini merupakan kerugian terburuk sejak Februari 1983. Investasi emas masih menyilaukan. Apalagi sejak kurs rupiah melemah terhadap dollar Amerika Serikat (AS), emas batangan semakin diburu untuk menjadi alternatif investasi pilihan.
          Tak heran, sejak awal tahun ini permintaan emas di Logam Mulia pun cukup tinggi. Alwin Syah Lubis, Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yaitu Alwin menyatakan, sejak awal Januari, antrian calon pembeli emas di Logam Mulia memang padat dalam dua minggu bulan Januari ini, penjualan emas batangan sudah mencapai 278 kilogram (kg). Tahun lalu, ANTM menjual  7.000 kg emas, atau rata-rata 583 kg per bulan. Nah, tahun ini, ANTM menaksir penjualan emas mereka bisa sebanyak 8.000 kg. Alwin menduga, investor memburu emas di awal tahun ini lantaran kurs rupiah sedang melemah.Mereka mencari alternatif lain, larinya ke emas. Lantaran permintaan tinggi, harga jual emas lantakan pun merangkak naik. Kemarin, harga emas Antam ukuran 1 gram, naik Rp 6.000 menjadi Rp 586.200 per gram dibanding harga sehari sebelumnya.  Harga ini mendekati rekor tertinggi tahun lalu, Rp 594.200 per gram (lihat infografik). Sejak awal tahun, harga emas batangan telah naik 1,21%. Kenaikan harga emas batangan berbanding terbalik dengan harga emas di pasar spot. harga emas untuk pengiriman Februari 2013 di Bursa Comex, pukul 17.15 WIB, turun 0,27% menjadi US$ 1.679,30 per ons troi dibanding sehari sebelumnya.
          Head of Analyst PT Askap Futures, Suluh Adil Wicaksono, menyatakan bagi investor yang telah memegang fisik emas, ini waktu yang tepat untuk menjual kembali tapi ke pengguna langsung. Sebab, harga buyback Antam yang senilai Rp. 522.000 per gram, belum bisa memberi gain besar. Dengan menjual ke pengguna langsung, investor bisa mendapat harga yang mendekati harga jual saat ini. Bagi yang berniat membeli,  bisa lebih bersabar. Managing Partner PT Investa Saran Mandiri, Kiswoyo Adi Joe, mengatakan, secara historis sejak 2008, harga emas Antam akan berada di level terendah pada bulan Maret-April. Pada saat itulah momen terbaik membeli emas Antam. Ia memprediksi, harga emas Antam hingga akhir kuartal-I akan terkoreksi di level Rp 560.000-Rp 570.000 per gram.   Kondisi rupiah yang tertekan diyakini akan membuat harga emas Antam terkoreksi. Pasalnya, penguatan dollar AS akan membuat harga emas spot terkoreksi. Setelah harga kembali menanjak, investor bisa mempertimbangkan untuk menjual. Prediksi Suluh, harga emas Antam hingga semester-I 2013 senilai Rp 590.000-Rp 600.000 per gram.
          Harga emas untuk perdagangan pada tanggal 26 Apr 2013, pukul 01:24 tercatat mengalami kenaikan. Naiknya pergerakan logam mulia tersebut tidak terlepas dari adanya sebuah laporan dari Rusia dan Kazakhstan, dimana kedua bank sentral di negara tersebut akan menambah cadangan logam mulianya dalam waktu dekat. Sentimen positif lainnya diperoleh dari pernyataan U.S. Mint bahwa penjualan koin emas untuk bulan ini mengalami kenaikan sebesar 62 ribu. Harga emas spot mengalami kenaikan 2,7% menjadi 1462,7 dollar per troy ons dengan level support sebesar 1397,93 dollar per troy ons dan level resistant sebesar 1481,23 dollar per troy ons. Naiknya harga emas turut mendorong pergerakan harga komoditi logam lainnya seperti perak yang naik 3,38% menjadi 23,6 dollar per troy ons, platinum naik 0,56% menjadi 1437,8 dollar per troy ons dan palladium naik 2,06% menjadi 681,49 dollar per troy ons. Pergerakan harga emas diprediksi akan masih bergerak naik seiring dengan potensi kenaikan permintaan logam mulia oleh bank-bank sentral dan juga adanya imbas prediksi kenaikan inflasi di beberapa negara.
          Harga Emas Antam pada tanggal 24 April 2013 pukul 09:21 WIB  Harga emas logam mulia di PT Aneka Tambang Tbk (Antam) stabil. Setelah kemarin naik Rp 4.000 dan awal pekan melorot Rp 10.000 per gram. harga emas logam mulia terkecil dijual Rp 535.000 per gram, sama dibanding perdagangan kemarin. Mayoritas stok ukuran emas logam mulia tersedia, kecuali ukuran 4, 10 dan 250 gram. Harga emas batangan ini memang sangat tergantung dengan pergerakan emas internasional dan pergerakan nilai tukar rupiah dengan dollar AS.
Berikut harga emas batangan yang dijual Logam Mulia Antam:
Pecahan 1 gram   : Rp 535.000
Pecahan 5 gram   : Rp 2.530.000
Pecahan 10 gram  : Rp 5.010.000 (stok kosong)
Pecahan 25 gram  : Rp 12.450.000
Pecahan 50 gram  : Rp 24.850.000
Pecahan 100 gram : Rp 49.650.000

          Sementara harga buyback atau pembelian emas jika konsumen menjual kembali ke Antam adalah Rp 442.000 per gram, turun Rp 2.000 per gram dibanding perdagangan .
Penutup
KESIMPULAN
          Para pedagang emas mengatakan fenomena kenaikan harga emas yang mengikuti kenaikkan harga minyak dunia kali ini adalah kenaikan tertinggi emas selama ini.
          Harga emas kadar 24 karat kini mencapai 235 ribu per gram, bahkan masih mungkin mengalami kenaikan lagi. Roni, salah seorang pedagang emas mengatakan naiknya harga minyak dunia yang berdampak pada kenaikan harga emas akhir - akhir ini, mengacu pada kenaikkan harga emas di Amerika Serikat yang dipantau melalui radio bisnis.
          Kondisi ini membuat perdagangan emas sepi. Masyarakat enggan membeli emas karena harga yang tinggi. Disamping itu cukup sedikit pula warga yang menjual emas. Menurut Roni, warga kebanyakan takut menjual perhiasannya karena khawatir tidak mampu lagi untuk membeli emas karena harganya yang melangit.
DAFTAR PUSTAKA
vibiznews.com 26 Apr 2013
kontan.co.id 17 Januari 2013
kompas.com 23 April 2013
republika.com 16 April 2013
wikipedia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar